Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tingkatan bahaya kesetrum terhadap Manusia dilihat dari besaran arusnya

Kesetrum dapat menyebabkan berbagai gangguan fungsi organ tubuh bahkan dapat berakibat fatal terhadap keselamatan manusia
tingkat bahaya sengatan listrik pada tubuh manusia
Listrik adalah sumber energi yang sangat berguna dalam kehidupan kita. Saat ini keberadaan energi listrik memberikan banyak kemudahan terhadap kehidupan kita sehari-hari.

Dari mulai energi listrik yang kita gunakan untuk menyalakan lampu , menyalakan televisi, lemari es, menyetrika pakaian, mencas batre ponsel, memasak, menyalakan pendingin ruangan dan banyak lagi.

Namun, disamping semua kegunaan listrik tersebut, listrik juga memiliki resiko bahaya jika pemasangannya tidak memenuhi standart pemasangan instalasi listrik. Jika instalasi listrik yang terpasang tidak baik dapat menyebabkan kebocoran listrik dan berakibat hubungan singkat.
Korsleting (Short Circuit) dapat memicu percikan api dan mengakibatkan kebakaran
Selain itu instalasi listrik yang tidak baik juga dapat mengakibatkan kebocoran listrik terhadap alat-alat listrik dan dapat mengakibatkan kita terkena sengatan listrik yang biasa kita sebut kesetrum.

Sengatan listrik bisa terjadi karena alat listrik kita yang sudah tidak baik dan mengakibatkan adanya kebocoran listrik pada alat tersebut, atau bisa juga sengatan listrik terjadi terhadap kita akibat tersentuh langsung dengan kabel / penghantar yang bertegangan.

Kenapa kita bisa tersengat listrik?
Jika salah satu bagian tubuh kita tersentuh langsung terhadap sumber listrik (Tegangan) dan bagian tubuh kita yang lainnya bersentuhan dengan bumi, tanah atau netral dari sumber listrik
Tegangan adalah beda potensial, maksudnya adalah tegangan ada karena ada dua sumber listrik yang memiliki nilai potensial yang berbeda (Phase dengan netral, phase dengan bumi/ground, phase dengan phase yang berbeda pada sumber listrik 3 phase R-S-T )Seberapa besar Bahaya sengatan listrik

Seperti halnya sebuah lampu akan menyala karena pada lampu tersebut dialiri dua sumber yang berbeda potensial yaitu phase dan netral yang memiliki tegangan (beda potensial) 220 Vac.

Begitu juga saat kita tersengat listrik tubuh kita menjadi sebuah beban listrik yang dialiri dua sumber yang berbeda dan memiliki beda potensial (Tegangan), baik antara Phase dengan netral, phase dengan bumi, atau phase dengan phase yang berbeda.

Tubuh kita adalah bahan penghantar yang baik karena tubuh kita mengandung cairan yang baik untuk meghantarkan listrik.

Saat salah satu tubuh kita tersentuh listrik namun bagian tubuh yang lainnya tidak menyentuh (terisolasi) dari sumber listrik lainnya (Bumi, Netral , Phase yang berbeda). Maka kita bisa terhindar dari bahaya sengatan listrik.

Oleh karena itu setiap pekerja listrik diharuskan memakai pengaman (Sepatu, sarung tangan, pakaian yang memiliki isolasi yang baik) untuk menghindari bahaya sengatan listrik tersebut.

Kita pasti pernah melihat burung yang bertengger diatas kabel listrik yang tanpa isolasi, namun burung tersebut tidak tersengat listrik , kenapa?

Karena tubuh burung tersebut tidak menyentuh bumi atau sumber listrik lainnya, sehingga tidak ada beda potensial yang melewati tubuh burung tersebut.

Apa saja bahaya tersengat listrik terhadap keselamatan kita?

  • Luka bakar
  • Kerusakan otot, saraf, dan jaringan tubuh lainnya
  • Henti jantung (Cardiac Arrest)
  • Dan dapat menyebabkan bahaya fatal
Bahaya listrik terhadap keselamatan Manusia dapat dibagi menjadi beberapa tingkat keparahan, menurut seberapa besar arus listrik yang dialami tubuh manusia tersebut.

Tabel Tingkat bahaya Listrik sesuai dengan besaran arus listrik
tabel tingkatan bahaya tersengat arus listrik
Tabel Bahaya Listrik terhadap Manusia
Keterangan:
Bahaya Sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 0 s/d 0,9 mili Ampere.
(0 - 0,9 mA)
  • Efek : Belum memberikan pengaruh apa-apa
Bahaya sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 0,9 mili Ampere sampai 1,2 mili Ampere.
(0,9 - 1,2 mA)
  • Efek : Mulai menimbulkan efek rasa kesetrum namun belum sampai menimbulkan tubuh kejang.
Bahaya sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 1,2 mili Ampere sampai 1,6 mili Ampere.
(1,2 - 1,6 mA)
  • Efek : Mulai terasa memberikan efek getaran pendek pada tubuh.
Bahaya sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 1,6 mili Ampere sampai 6,0 mili Ampere.
(1,6 - 6,0 mA)
  • Efek : Bagian tubuh mulai terasa kesemutan, namun belum sampai menyebabkan kaku.
Bahaya sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 6,0 mili Ampere sampai 8,0 mili Ampere.
(6,0 - 8,0 mA)
  • Efek : Tubuh mulai terasa kaku, rasa kesemutan semakin besar.
Bahaya sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 13 mili Ampere sampai 15 mili Ampere.
(13 - 15 mA)
  • Efek : Bagian tubuh merasakan rasa sakit yang tak tertahankan, namun dalam batas dapat melepaskan diri.
Bahaya sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 15 mili Ampere sampai 30 mili Ampere.
(15 - 30 mA)
  • Efek : Bagian otot mulai tidak sanggup melepaskan diri.
Bahaya sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 30 mili Ampere sampai 50 mili Ampere.
(30 - 50 mA)
  • Efek : Saat tersengat listrik dengan arus sebesar ini, dapat menyebabkan kerusakan jaringan tubuh.
Bahaya sengatan listrik dengan arus bocor sebesar 50 mili Ampere sampai 100 mili Ampere.
(50 - 100 mA)
  • Efek : Batasan besar Arus yang dapat menyebabkan bahaya yang sangat fatal.
Untuk menghindari bahaya yang diakibatkan sengatan listrik terhadap tubuh manusia adalah dengan mengisolasi tubuh kita dengan menggunakan alat pengaman diri (seperti sepatu karet, sarung tangan karet, dll) saat melakukan kerja listrik.

Salah satu cara yang paling baik adalah dengan melengkapi instalasi listrik kita dengan alat anti kontak (ELCB) yang memiliki sensitifitas arus < 30 mA.

Posting Komentar untuk "Tingkatan bahaya kesetrum terhadap Manusia dilihat dari besaran arusnya"