Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara menggunakan Mikrometer yang benar

Fungsi Mikrometer, cara menggunakan dan membaca hasil pengukurannya, Kebanyakan orang menggunakan meteran untuk mengetahui ukuran panjang atau tebal suatu benda, namun meteran tersebut hanya dapat digunakan untuk melakukan pengukuran dengan nilai yang agak besar dan juga hasilnya kurang presisi.

Bagaimana mengukur ketebalan benda yang sangat tipis, seperti misalnya mengukur ketebalan kertas,  kawat, atau untuk mengukur tebal rambut?

Alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan suatu benda dengan ukuran yang sangat kecil, sampai seperseratus milimeter adalah Mikrometer.
fungsi mikrometer dan cara membaca hasil pengukurannya
Cara menggunakan mikrometer
Mikrometer
Mikrometer adalah suatu alat ukur yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran benda-benda yang sangat kecil, tingkat ketelitian mikrometer bahkan dapat mencapai seperseratus milimeter (0,01mm).

Mikrometer ada beberapa jenis sesuai dengan fungsinya, antara lain:

Jenis-jenis Mikrometer
  • Mikrometer Luar
Mikrometer luar digunakan untuk melakukan pengukuran ketebalan, diameter, panjang, lebar pada bagian luar dari suatu benda, seperti: mengukur diamater kawat, ketebalan kertas dan lainnya.

Mikrometer ini termasuk jenis mikrometer yang paling banyak digunakan di bidang teknik, mekanik maupun elektrik.

  • Mikrometer Dalam
Mikrometer dalam digunakan untuk melakukan pengukuran ketebalan, diameter, panjang, lebar pada bagian dalam dari suatu benda, seperti: mengukur diamater dalam pipa, diameter lubang, dan lainnya.

  • Mikrometer kedalaman
Mikrometer kedalaman digunakan untuk melakukan pengukuran kedalaman, tinggi, tebal, pada bagian dalam dari suatu benda, seperti: mengukur kedalaman lubang, tinggi benda bertingkat, dan lainnya.


Bagian-bagian pada Mikrometer
  • Frame
Frame atau bingkai dengan bentuk yang melengkung berfungsi sebagai rangka utama.

  • Anvil
Anvil atau landasan adalah tempat meletakkan benda yang akan diukur, berbentuk poros (Shaft) tetap atau tidak dapat bergeser.

  • Spindle
Spindle adalah sejenis poros yang dapat bergeser, yang berfungsi untuk melakukan pengukuran dengan cara menjepit benda yang diukur.

  • Sleeve
Sleeve adalah sejenis poros yang terdapat skala satuan nilai dan berupa garis-garis di sepanjang poros tersebut, dan berfungsi sebagai petunjuk skala utama pengukuran.

  • Thimble
Thimble berbentuk berupa selubung atau pipa, yang menyelubungi Sleeve. Thimble dapat bergeser dengan cara diputar, dan bergesernya Thimble seiring dengan pergeseran poros Spindle.

Thimble berfungsi sebagai skala Nonius atau skala putar, yang disekelilingnya terdapat Angka dan berupa garis-garis penunjuk nilai pengukuran pada skala utama.

  • Ratchet stop
Ratchet stop berbentuk poros bergerigi halus, yang dapat diputar untuk menggerakkan atau menggeser bagian Thimble.

  • Clamp
Clamp berfungsi sebagai pengunci poros spindle, agar tidak bergeser saat pengukuran.

  • Key Wrench
Key Wrench digunakan untuk melonggarkan baut pengunci Ratchet stop saat melakukan kalibrasi (Zero point Adjusment).

Cara melakukan pengukuran dengan mikrometer

  1. Pastikan permukaan Anvil dan Spindle benar-benar bersih, dan tidak ada material lain yang dapat menggangu keakuratan hasil pengukuran.
  2. Putar Thimble (Skala nonius) untuk menggeser Spindle kearah Anvil, hentikan putaran Thimble saat Spindle dan Anvil terlihat bersentuhan.
  3. Putar Ratchet Stop untuk memastikan Spindle dan anvil benar-benar telah rapat, putar sampai terdengar bunyi "KIiik", ulangi sebanyak 3-4 kali.
  4. Pastikan hasil pengukuran menunjukkan posisi nol, ini bertujuan untuk verifikasi keakuratan mikrometer sebelum digunakan.
  5. Lakukan kalibrasi atau Zero point Adjusment jika hasil verifikasi dirasa kurang akurat atau tidak tepat pada posisi Nol.
  6. Bersihkan permukaan benda yang akan diukur.
  7. Putar kembali Thimble untuk menggeser spindle menjauh dari Anvil. Sesuaikan jaraknya dengan benda yang akan diukur.
  8. Letakkan benda yang akan diukur bersentuhan dengan Anvil, lalu kemudian putar kembali Thimble untuk menjepit benda yang akan diukur, hentikan putaran Thimble saat Spindle terlihat bersentuhan dengan benda kerja.
  9. Putar Ratchet Stop sampai terdengar bunyi Kliik, ulangi sebanyak 3-4 kali. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa benda kerja benar-benar sudah terjepit diantara Anvil dan spindle. Dan agar hasil pengukuran benar-benar akurat.
  10. Kemudian hasil pengukuran sudah dapat dilihat dari Nilai garis yang sejajar yang terdapat pada thimble dan Sleeve.

Cara Verifikasi mikrometer
Untuk mendapatkan hasil pengukuran mikrometer yang akurat, tentunya harus dilakukan terlebih dahulu verifikasi yang menunjukkan posisi nol saat permukaan Anvil dan Spindle dirapatkan atau bersentuhan.


Cara Kalibrasi mikrometer
Jika verifikasi menunjukkan posisi tidak tepat pada angka nol, maka perlu dilakukan Kalibrasi atau disebut dengan Zero point Adjusment.

Caranya:
  • Longgarkan Baut Ratchet Stop dengan menggunakan Key Wrench.
  • Putar Thimble kearah luar (mengarah ke ratchet stop) sampai thimble terlepas.
  • Lalu, sejajarkan posisi garis nol pada thimble dengan garis nol pada Sleeve.
  • Kemudian pasang dan kunci kembali baut Ratchet stop.
  • Lakukan verifikasi ulang, sampai didapat garis sejajar yang menunjukkan angka Nol.

Cara Membaca hasil pengukuran Mikrometer
Petunjuk cara membaca hasil pengukuran Mikrometer dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

1. Hasil Pengukuran Mikrometer dengan nilai bulat (tanpa desimal)
cara membaca hasil pengukuran menggunakan micrometer
Penjelasan:
  • Garis Angka pada Sleeve yang sejajar dengan sisi Thimble adalah 5, ini menunjukkan bahwa bahwa hasil pengukuran awal adalah 5 mm
  • Garis Angka pada Timble sejajar dengan garis tengah pada Sleeve adalah 0, ini menujukkan bahwa hasil pengukuran dibelakang koma adalah 0,00 mm
  • Hasil pengukuran = (5 mm + 0,00 mm) = 5,00 mm

2. Hasil Pengukuran Mikrometer dengan nilai satu desimal
cara membaca hasil pengukuran mikrometer
Penjelasan:
  • Garis Angka pada Sleeve yang sejajar dengan sisi Thimble adalah 5,5. ini menunjukkan bahwa bahwa hasil pengukuran awal adalah 5,5 mm
  • Garis Angka 0 pada Timble sejajar dengan garis tengah pada Sleeve, ini menujukkan bahwa hasil pengukuran dibelakang koma adalah 0,00 mm
  • Hasil pengukuran = (5,5 mm + 0,00 mm) = 5,50 mm

3. Hasil Pengukuran Mikrometer dengan nilai dua desimal
cara mengukur menggunakan micrometer
Penjelasan:
  • Garis Angka pada Sleeve yang sejajar dengan sisi Thimble adalah 5,5. ini menunjukkan bahwa bahwa hasil pengukuran awal adalah 5,5 mm
  • Garis Angka pada Timble sejajar dengan garis tengah pada Sleeve adalah 45, ini menujukkan bahwa hasil pengukuran dibelakang koma adalah 0,45 mm
  • Hasil pengukuran = (5,5 mm + 0,45 mm) = 5,95 mm


Penting:
  • Lakukan verifikasi secara berkala untuk memastikan keakuratan hasil pengukuran Mikrometer.
  • Jangan memutar Thimble terlalu kuat atau kencang, yang dapat menyebabkan benda yang diukur menjadi tertekan atau penyok.
  • Gunakan Ratchet Stop untuk memastikan benda kerja telah terjepit dengan benar untuk hasil pengukuran yang akurat.
  • Pastikan juga posisi anda saat melihat hasil pengukuran, harus dari arah yang lurus tegak searah garis skala, jangan melihat hasil pengukuran dari samping.

Mitutoyo Micrometer

Posting Komentar untuk "Cara menggunakan Mikrometer yang benar"